jual daun kelor di jakarta

Seorang ibu hamil berisiko tinggi mengalami anemia dan kekurangan zat-zat gizi lainnya karena tuntutan tubuh dalam rangka proses kehamilan. Ketika ibu alami kekurangan gizi, stres oksidatif dapat meningkat yang pada ujungnya bisa merusak deoxyribonucleic acid (DNA).

Dr Nadimin, SKM, MKes, dari Jurusan Gizi Poltekkes Makassar mengatakan bila stres oksidatif tersebut dibiarkan dan kerusakan DNA terjadi maka bayi dalam kandungan terancam alami berat badan lahir rendah (BBLR). Untuk menyikapinya Dr Nadimin meneliti manfaat dari daun kelor yang bisa jadi pengganti asupan zat besi.

Zat besi adalah gizi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan darah dan daun kelor mampu memenuhi kebutuhan itu. Menurut Nadimin ketika ekstrak daun kelor diberikan pada ibu hamil, peningkatan hemoglobinnya tak kalah dengan ibu yang mendapat suplemen besi folat.

“Saya lakukan penelitian kepada ibu hamil normal, artinya tak ada penyakit. Ada kapsul ekstra daun kelor dan kapsul besi folat diberikan selama 12 minggu dan hasilnya terjadi peningkatan zat besi. Menariknya peningkatan itu setara artinya ekstra daun kelor bisa mencegah anemia pada ibu hamil,” kata Nadimin pada acara Parade Doktor di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2015).

Selain mengandung zat besi tinggi, daun kelor dijelaskan oleh studi sebelumnya juga memiliki vitamin A empat kali lebih tinggi daripada wortel dan vitamin C tujuh kali lebih tinggi dari jeruk. Dengan kandungan yang bisa menangkal radikal bebas tersebut, stres oksidatif juga bisa dikurangi.

“Ekstrak daun kelor itu bisa mencegah anemia, kerusakan dna, dan berat badan lahir rendah. Perlu kita lakukan pengembangan potensi-potensi yang ada,” pungkas Nadimin.

Lanjutkan membaca “jual daun kelor di jakarta”